Milan - Masa depan Leonardo di AC Milan tengah dispekulasikan. Jika pun nantinya dia memilih meninggalkan Milan untuk melatih timnas Brasil, Rossoneri pasti memberi restu.
Belakangan berhembus rumor bahwa Leonardo akan hijrah dari San Siro pada musim panas depan. Si pria Brasil yang baru tahun ini menjadi pelatih kepala tersebut digadang-gadang akan menangani Brasil untuk menggantikan Dunga yang kontraknya akan habis.
Menanggapi kemungkinan tersebut, Massimo Ambrosini selaku kapten Milan mencoba memahami posisi Leonardo, kendati dia mengaku tak tahu apakah sang pelatih akan benar-benar hijrah.
"Saya percaya bahwa masa depan beliau ada di tangannya sendiri dan dia punya hak untuk mengambil keputusan akhir berdasarkan pengalamannya."
"Sebagai seorang pelatih, saya yakin kesimpulan yang akan dia ambil juga didasarkan kepada apa yang bisa menjadi masa depannya nanti," terangnya di Football Italia.
Situasi masa depan Leonardo saat ini boleh sedang berada dalam tanda tanya. Satu hal yang pasti, Rossoneri akan tetap memberi apresiasi dan restu jika dia akhirnya memilih pergi.
"Terlepas dari semuanya, para pemain dan klub tak bisa tidak berterimakasih untuknya atas apa yang sudah dia lakukan. Dengan kondisi di sini, pada awalnya tidaklah mudah memulai musim ini."
"Kami harus memberinya rasa hormat atas apa yang telah dia kerjakan di sini," tandas Ambrosini.
Minggu, 18 April 2010
Kamis, 15 April 2010
Milan Fokus Pengembangan Pemain Muda
Milan - AC Milan memberi indikasi akan segera membenahi skuadnya yang kini masih didominasi oleh pemain 'tua'. Para pemain akademi klub akan dikembangkan sehingga bisa naik ke skuad utama.
Sebutlah Andrea Pirlo, Massimo Ambrossini, Clarence Seedorf, Gianluca Zambrotta merupakan sedikit dari pemain Milan yang berusia 30-an. Belum lagi skuad besutan Leonardo ini baru-baru ini mengontrak Mario Yepes dari Chievo yang juga sudah berumur 34 tahun.
Prestasi Milan yang mulai seret dalam beberapa tahun terakhir disebut-sebut terkait dengan kondisi tersebut. Karena itulah peraih 17 kali scudetto ini berkali-kali didesak untuk melakukan perombakan.
Akan tetapi, Milan tidak ingin mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pemain berbintang yang tentunya dibanderol dengan harga mahal. Melihat kemajuan yang dibuat pemain jebolan akademi seperti Luca Antonini dan Ignazio Abate membuat kubu Rossonerri mulai melirik untuk memaksimalkan akademinya.
"Saya ingin menguatkan sturktur dari sektor akademi untuk membawanya ke sebuah level yang tinggi," ujar Adriano Galliani, Wakil Presiden Milan kepada Tuttosport yang dikutip Football-Italia.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa sebuah era baru untuk akademi Rossoneri di musim panas 2009. Kami akan terus berinvestasi sebanyak-banyaknya di sektor pemainmuda," tutup dia.
Skuad Primavera Milan kini memang cukup mumpuni. Selain memastikan diri melangkah ke final Coppa Italia, mereka juga berada di urutan dua di klasemen.
Sebutlah Andrea Pirlo, Massimo Ambrossini, Clarence Seedorf, Gianluca Zambrotta merupakan sedikit dari pemain Milan yang berusia 30-an. Belum lagi skuad besutan Leonardo ini baru-baru ini mengontrak Mario Yepes dari Chievo yang juga sudah berumur 34 tahun.
Prestasi Milan yang mulai seret dalam beberapa tahun terakhir disebut-sebut terkait dengan kondisi tersebut. Karena itulah peraih 17 kali scudetto ini berkali-kali didesak untuk melakukan perombakan.
Akan tetapi, Milan tidak ingin mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pemain berbintang yang tentunya dibanderol dengan harga mahal. Melihat kemajuan yang dibuat pemain jebolan akademi seperti Luca Antonini dan Ignazio Abate membuat kubu Rossonerri mulai melirik untuk memaksimalkan akademinya.
"Saya ingin menguatkan sturktur dari sektor akademi untuk membawanya ke sebuah level yang tinggi," ujar Adriano Galliani, Wakil Presiden Milan kepada Tuttosport yang dikutip Football-Italia.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa sebuah era baru untuk akademi Rossoneri di musim panas 2009. Kami akan terus berinvestasi sebanyak-banyaknya di sektor pemainmuda," tutup dia.
Skuad Primavera Milan kini memang cukup mumpuni. Selain memastikan diri melangkah ke final Coppa Italia, mereka juga berada di urutan dua di klasemen.
Rabu, 14 April 2010
Leonardo Isyaratkan Hengkang
Milan - Jika sebelumnya Leonardo pernah diisukan bakal dipecat timnya, kali ini rumornya adalah yang bersangkutan sendiri yang akan mundur di akhir musim. Kemungkinan itu diisyaratkan oleh Adriano Galliani.
Leonardo belakangan sedang dispekulasikan masa depannya di San Siro. Menggantikan Carlo Ancelotti yang pindah ke Chelsea, mantan pemain internasional Brasil itu menukangi Massimo Ambrosini dkk dengan status sebagai pelatih debutan.
Di tiga bulan pertama membesut tim yang pernah ia perkuat sewaktu jadi pemain itu, ia mengalami ujian berat. Performa Milan buruk dan sempat beredar lama di papan tengah Seri A. Tak heran jika beberapa kali dikabarkan akan dipecat.
Namun Milan membaik dan hingga kini telah kembali ke habitatnya di papan atas. Namun, tetap saja ia gagal membawa Rossoneri ke level tinggi di Liga Champions -- tersingkir di babak 16 besar. Peluang merebut titel Scudetto pun tidak sebesar dua tim di atasnya. Di lima pekan menjelang akhir kompetisi, Milan tertinggal tiga poin dari Inter dan empat dari AS Roma.
Itulah yang memunculkan rumor bahwa Leonardo akan memilih meninggalkan posnya itu di akhir musim. Kabarnya pula ia bersiap menerima tongkat estafet pelatih timnas Brasil karena Carlos Dunga mungkin berhenti setelah Piala Dunia 2010.
Kemungkinan Leonardo berhenti lebih cepat dari kontrak dua tahun melatih Milan diungkapkan secara tidak langsung oleh wakil presiden klub, Adriano Galliani.
"Mari berharap dia tidak meminta saya untuk membatalkan kontraknya, seperti pernah dia lakukan waktu jadi pemain ...." demikian isyarat dari Galliani kepada Telelombardia, yang dilansir Goal.
Leonardo pernah empat tahun bermain di San Siro, antara 1997 dan 2001. Setelah sempat mudik sebentar ke Sao Paulo dan Flamengo, dia kembali ke Milan pada Oktober 2002. Namun ia menyudahi kontraknya sendiri di bulan Maret 2003, setelah tampil lima kali saja di semua kompetisi, dan kemudian gantung sepatu.
Leonardo belakangan sedang dispekulasikan masa depannya di San Siro. Menggantikan Carlo Ancelotti yang pindah ke Chelsea, mantan pemain internasional Brasil itu menukangi Massimo Ambrosini dkk dengan status sebagai pelatih debutan.
Di tiga bulan pertama membesut tim yang pernah ia perkuat sewaktu jadi pemain itu, ia mengalami ujian berat. Performa Milan buruk dan sempat beredar lama di papan tengah Seri A. Tak heran jika beberapa kali dikabarkan akan dipecat.
Namun Milan membaik dan hingga kini telah kembali ke habitatnya di papan atas. Namun, tetap saja ia gagal membawa Rossoneri ke level tinggi di Liga Champions -- tersingkir di babak 16 besar. Peluang merebut titel Scudetto pun tidak sebesar dua tim di atasnya. Di lima pekan menjelang akhir kompetisi, Milan tertinggal tiga poin dari Inter dan empat dari AS Roma.
Itulah yang memunculkan rumor bahwa Leonardo akan memilih meninggalkan posnya itu di akhir musim. Kabarnya pula ia bersiap menerima tongkat estafet pelatih timnas Brasil karena Carlos Dunga mungkin berhenti setelah Piala Dunia 2010.
Kemungkinan Leonardo berhenti lebih cepat dari kontrak dua tahun melatih Milan diungkapkan secara tidak langsung oleh wakil presiden klub, Adriano Galliani.
"Mari berharap dia tidak meminta saya untuk membatalkan kontraknya, seperti pernah dia lakukan waktu jadi pemain ...." demikian isyarat dari Galliani kepada Telelombardia, yang dilansir Goal.
Leonardo pernah empat tahun bermain di San Siro, antara 1997 dan 2001. Setelah sempat mudik sebentar ke Sao Paulo dan Flamengo, dia kembali ke Milan pada Oktober 2002. Namun ia menyudahi kontraknya sendiri di bulan Maret 2003, setelah tampil lima kali saja di semua kompetisi, dan kemudian gantung sepatu.
Selasa, 13 April 2010
Galliani: Bersediakah Tampil Lagi, Maldini?
Milan - Pertahanan AC Milan tengah dilanda krisis. Wakil presiden klub Adriano Galliani diberitakan menawari pemain yang telah pensiun, Paolo Maldini untuk kembali tampil hingga akhir musim ini.
Lini belakang Milan tengah rawan. Cederanya Alessandro Nesta membuat stok bek tengah yang siap tinggal Thiago Silva. Kondisi ini tentu saja tak menguntungkan bagi anak buah Leonardo yang masih memiliki peluang untuk meraih scudetto.
Dalam tujuh partai resmi terakhir, Milan selalu kebobolan. Sebelas gol bersarang di gawang Il Diavolo Rosso, termasuk kekalahan 0-4 dari Manchester United di leg kedua 16 besar Liga Champions.
Kekurangan stok pemain bertahan yang mumpuni, wakil presiden AC Milan Adriano Galliani diberitakan tengah menawari Paolo Maldini untuk kembali tampil.
"Paolo, masih ada tujuh laga tersisa hingga akhir musim. Kita berada di trek menuju scudetto. Apakah Anda bersedia untuk berpartisipasi dalam perjuangan merebut titel?" demikian dikatakan wapres Galliani seperti dikutip dari Football-Italia.
Apa reaksi Maldini? Pemain berusia 41 tahun tersebut diwartakan merasa terhormat sekaligus terkejut. Pemain yang identik dengan nomor punggung tiga ini akan memutuskan hal ini dalam tempo 24 jam ke depan.
Maldini pensiun dari sepakbola pada akhir musim 2008/2009. Ia merupakan salah satu pemain legendaris Rossoneri, yang mengabdi kepada tim merah hitam selama 25 tahun karirnya.
Lini belakang Milan tengah rawan. Cederanya Alessandro Nesta membuat stok bek tengah yang siap tinggal Thiago Silva. Kondisi ini tentu saja tak menguntungkan bagi anak buah Leonardo yang masih memiliki peluang untuk meraih scudetto.
Dalam tujuh partai resmi terakhir, Milan selalu kebobolan. Sebelas gol bersarang di gawang Il Diavolo Rosso, termasuk kekalahan 0-4 dari Manchester United di leg kedua 16 besar Liga Champions.
Kekurangan stok pemain bertahan yang mumpuni, wakil presiden AC Milan Adriano Galliani diberitakan tengah menawari Paolo Maldini untuk kembali tampil.
"Paolo, masih ada tujuh laga tersisa hingga akhir musim. Kita berada di trek menuju scudetto. Apakah Anda bersedia untuk berpartisipasi dalam perjuangan merebut titel?" demikian dikatakan wapres Galliani seperti dikutip dari Football-Italia.
Apa reaksi Maldini? Pemain berusia 41 tahun tersebut diwartakan merasa terhormat sekaligus terkejut. Pemain yang identik dengan nomor punggung tiga ini akan memutuskan hal ini dalam tempo 24 jam ke depan.
Maldini pensiun dari sepakbola pada akhir musim 2008/2009. Ia merupakan salah satu pemain legendaris Rossoneri, yang mengabdi kepada tim merah hitam selama 25 tahun karirnya.
Senin, 12 April 2010
Milan Hanya Bisa Tambah Satu Angka
Milan - AC Milan bangkit dari ketinggalan dua gol untuk kemudian main imbang 2-2 lawan Catania. Sayangnya, ini juga berarti Milan harus rela kehilangan dua poin penting dalam perburuan gelar.
Di San Siro, Minggu (11/4/2010), Catania memimpin saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Giuseppe Mascara melepaskan umpan terobosan buat Gaston Maxi Lopez yang menuntaskan dengan jitu ke arah tiang jauh.
Dua menit sebelum turun minum, Catania berhasil menggandakan keunggulan setelah semenit sebelumnya Milan membuang peluang lewat Marco Boriello.
Gol kedua Catania ini lahir lewat serangan balik yang diarsiteki oleh Adrian Ricchiuti. Setelah bekerja sama dengan Maxi, Ricchiuti pun menceploskan bola.
Tertinggal dua gol, Milan langsung berusaha bangkit di babak kedua. Baru tiga menit pertandingan berlangsung, Andrea Pirlo melayangkan bola yang kemudian diteruskan Clarence Seedorf dengan kepala sebelum kemudian disundul lagi oleh Boriello untuk bikin gol.
Boriello jadi pahlawan Milan setelah membuat gol kedua yang menyelamatkan timnya dari kekalahan. Sepuluh menit sebelum peluit akhir dibunyikan, bola umpan silang Ignazio Abate dijinakkan Boriello dengan dadanya sebelum kemudian disepak ke dalam gawang Catania.
Skor 2-2 ini membuat Milan hanya mampu menambah satu angka saja untuk tetap terpaku di posisi tiga dengan angka 64 hasil dari 33 pertandingan. Milan ketinggalan tiga poin dari Inter yang ada di posisi dua dan empat poin dari AS Roma yang baru saja sukses menggeser Inter.
Susunan Pemain:
Milan: Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli (Flamini 63), Antonini; Pirlo, Ambrosini; Seedorf (Mancini 74); Ronaldinho, Borriello, Huntelaar (Inzaghi 74)
Catania: Andujar; Alvarez, Spolli, Terlizzi, Capuano; Ricchiuti (Delvecchio 72), Carboni (Ledesma 61), Biagianti; Izco (Potenza 83), Lopez, Mascara
Di San Siro, Minggu (11/4/2010), Catania memimpin saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Giuseppe Mascara melepaskan umpan terobosan buat Gaston Maxi Lopez yang menuntaskan dengan jitu ke arah tiang jauh.
Dua menit sebelum turun minum, Catania berhasil menggandakan keunggulan setelah semenit sebelumnya Milan membuang peluang lewat Marco Boriello.
Gol kedua Catania ini lahir lewat serangan balik yang diarsiteki oleh Adrian Ricchiuti. Setelah bekerja sama dengan Maxi, Ricchiuti pun menceploskan bola.
Tertinggal dua gol, Milan langsung berusaha bangkit di babak kedua. Baru tiga menit pertandingan berlangsung, Andrea Pirlo melayangkan bola yang kemudian diteruskan Clarence Seedorf dengan kepala sebelum kemudian disundul lagi oleh Boriello untuk bikin gol.
Boriello jadi pahlawan Milan setelah membuat gol kedua yang menyelamatkan timnya dari kekalahan. Sepuluh menit sebelum peluit akhir dibunyikan, bola umpan silang Ignazio Abate dijinakkan Boriello dengan dadanya sebelum kemudian disepak ke dalam gawang Catania.
Skor 2-2 ini membuat Milan hanya mampu menambah satu angka saja untuk tetap terpaku di posisi tiga dengan angka 64 hasil dari 33 pertandingan. Milan ketinggalan tiga poin dari Inter yang ada di posisi dua dan empat poin dari AS Roma yang baru saja sukses menggeser Inter.
Susunan Pemain:
Milan: Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli (Flamini 63), Antonini; Pirlo, Ambrosini; Seedorf (Mancini 74); Ronaldinho, Borriello, Huntelaar (Inzaghi 74)
Catania: Andujar; Alvarez, Spolli, Terlizzi, Capuano; Ricchiuti (Delvecchio 72), Carboni (Ledesma 61), Biagianti; Izco (Potenza 83), Lopez, Mascara
Minggu, 11 April 2010
Flamini Masih Ingin di Milan
Milan - Gagal mendapat tempat reguler di tim utama tidak membuat Mathieu Flamini memutuskan "menyerah". Gelandang Prancis itu mengisyaratkan keinginan bertahan di AC Milan musim depan.
Masuk San Siro sejak musim lalu, Flamini harus bekerja keras untuk starter yang konsisten di skuad Rossoneri. Musim lalu ia lumayan mendapatkannya, 22 kali dari 29 penampilan di Seri A.
Di musim ini intensitas bermain Flamini menurun dibanding sebelumnya. Dari 32 partai yang telah dilakoni timnya di kompetisi loka, ia baru terlibat 22 kali, 13 di antaranya sebagai starter.
Keadaan itu mudah munculkan spekulasi bahwa mantan pemain Arsenal itu tidak betah di Milan. Namun hal tersebut disangkal yang bersangkutan.
"Saya ingin bertahan di Milan," ujar Flamini kepada wartawan di sebuah acara amal yang digalang rekan setimnya Clarence Seedorf, seperti dikutip Football Italia, Jumat (9/4/2010).
Isu itu juga dikait-kaitkan dengan masa depan pelatih Leonardo yang belum terjamin aman sampai musim ini berakhir. Apalagi ada rumor ia digadang-gadang sebagai calon pembesut timnas Brasil usai Piala Dunia.
"Saya tidak tahu apakah Leonardo akan di sini musim depan. Saya ini pemain Milan dan tugas saya hanyalah mengerahkan segenap kemampuan saya di lapangan," tukas Flamini.
Milan saat ini masih berpeluang meraih scudetto walaupun tertinggal tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, Inter Milan, dengan sisa enam pertandingan.
"Jadwal pertandingan tidak mudah untuk siapapun. Masih ada enam laga dan kami akan berusaha sekuat tenaga," tekadnya.
Masuk San Siro sejak musim lalu, Flamini harus bekerja keras untuk starter yang konsisten di skuad Rossoneri. Musim lalu ia lumayan mendapatkannya, 22 kali dari 29 penampilan di Seri A.
Di musim ini intensitas bermain Flamini menurun dibanding sebelumnya. Dari 32 partai yang telah dilakoni timnya di kompetisi loka, ia baru terlibat 22 kali, 13 di antaranya sebagai starter.
Keadaan itu mudah munculkan spekulasi bahwa mantan pemain Arsenal itu tidak betah di Milan. Namun hal tersebut disangkal yang bersangkutan.
"Saya ingin bertahan di Milan," ujar Flamini kepada wartawan di sebuah acara amal yang digalang rekan setimnya Clarence Seedorf, seperti dikutip Football Italia, Jumat (9/4/2010).
Isu itu juga dikait-kaitkan dengan masa depan pelatih Leonardo yang belum terjamin aman sampai musim ini berakhir. Apalagi ada rumor ia digadang-gadang sebagai calon pembesut timnas Brasil usai Piala Dunia.
"Saya tidak tahu apakah Leonardo akan di sini musim depan. Saya ini pemain Milan dan tugas saya hanyalah mengerahkan segenap kemampuan saya di lapangan," tukas Flamini.
Milan saat ini masih berpeluang meraih scudetto walaupun tertinggal tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, Inter Milan, dengan sisa enam pertandingan.
"Jadwal pertandingan tidak mudah untuk siapapun. Masih ada enam laga dan kami akan berusaha sekuat tenaga," tekadnya.
Sabtu, 10 April 2010
Ambrosini: Gelar Sudah Tak di Tangan

Milan - Massimo Ambrosini mengakui AC Milan sudah tidak mengontrol lagi perburuan gelar Scudetto. Namun gelandang I Rossoneri ini menegaskan bahwa mereka akan tetap terus mengejar kemenangan.
Milan saat ini berada di posisi ketiga kalsemen Seri A. Skuad besutan Leonardo ini terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen Seri A , Inter Milan dan dua poin di belakang AS Roma dari enam pertandingan tersisa.
Pada pertandingan akhir pekan kemarin Milan mengalahkan Cagliari 3-2 . Kini Milan akan menjamu Catania, Minggu (11/4/2010). Namun Ambrosini mengakui bahwa perebutan gelar Scudetto sudah lepas dari tangan.
Meski demikian, pemain berusia 32 tahun ini menyatakan skuadnya akan tetap mencoba meraih kemenangan di sisa laga ini. "Kami akan tetap melakukan apa yang harus kami lakukan," ungkap Ambrosini seperti dilansir Espn.
"Itu adalah kemenangan. Namun kami juga berharap bahwa klub lainnya tidak memenangi semua pertandingan. Selain itu tidak ada lagi yang bisa kami lakukan," tegas Il Capitano Rossoneri ini.
Langganan:
Postingan (Atom)