Selasa, 20 April 2010

Pirlo: Scudetto Sudah Lepas

Milan - Pasca kekalahan 1-2 dari Sampdoria, kans AC Milan dalam merebut scudetto bisa dikatakan sudah habis. Target Rossoneri saat ini hanya finis di posisi terbaik -- paling banter jadi runner up Seri A.

Kekalahan di akhir pekan lalu membuat skuad besutan Leonardo itu saat ini tertinggal tujuh dan enam angka dari AS Roma dan Inter Milan yang berada di dua urutan teratas klasemen sementara.

Kendati secara matematis Milan masih memiliki kans untuk menjadi juara, namun agaknya Rossoneri sudah berpikir realistis. Empat pertandingan sisa dan jarak yang sedemikian lebar membuat piala bisa diraih dengan sebuah keajaiban.

"Titel scudetto sudah lepas. Sayangnya tidak ada lagi yang bisa kami lakukan untuk merebut gelar itu," ungkap gelandang Andrea Pirlo di dalam sebuah perayaan di Brescia yang dikutip Football-Italia.

"Ini akan menjadi pertarungan antara Roma dan Inter, sebuah perjuangan ketat hingga akhir musim. Saat ini kami hanya memikirkan bagaimana mengakhiri musim dengan baik," sambung pemain internasional Italia ini.

Ketika ditanya soal masa depan Leonardo, Pirlo enggan berkomentar lebih jauh. "Terlalu dini untuk membicarakan hal itu. Saya juga dengar rumor tentang Leo tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi."

"Pelatih kami akan membuat keputusan dengan klub. Saya harus berpikir soal pertandingan-pertandingan penting yang menunggu Milan," tandas Pirlo.

Senin, 19 April 2010

Leo Tolak Bicara Soal Masa Depannya

Milan - Belakangan ini beredar kabar bahwa Leonardo bakal meninggalkan AC Milan. Menjelang akhir musim kompetisi, sang allenatore masih belum mau bicara masa depannya.

Berita tentang Leonardo bakal mengakhiri kerjasama dengan AC Milan beredar sejak awal bulan ini. Ketika itu wapres Adriano Galliani mengatakan keputusan soal masa depan berada di tangan pelatih asal Brasil tersebut.

Kini musim kompetisi hampir berakhir. Namun Leonardo masih belum mau bicara soal masa sepannya. "Kehidupan saya adalah soal saat ini saja dan tidak bisa bicara banyak soal masa depan. Saya bahagia dengan cara seperti ini," kata suksesor Carlo Ancelotti itu seperti dikutip dari Football-Italia.

"Saya memulai karir sebagai pelatih di AC Milan musim ini dan tidak pernah berpikir untuk terlibat dalam polemik ini."

"Saya pelatih Milan dan saya akan berusaha melakukan tugas saya dengan benar hingga akhir. Itulah yang saya pikirkan. Memang kita semua punya urusan masing-masing, tapi itu tidak untuk dibicarakan saat ini."

Leonardo dikabarkan bakal melanjutkan karirnya sebagai arsitek tim nasional Brasil. Rossoneri bahkan memberi restu andai pelatih berusia 40 tahun itu memang bakal hengkang nantinya. Nama Mauro Tassotti dan Filippo Galli sudah disiapkan oleh manajemen tim Merah Hitam andai Leo memilih hengkang nantinya.

Minggu, 18 April 2010

Milan akan Beri Restu Jika Leo Latih Brasil

Milan - Masa depan Leonardo di AC Milan tengah dispekulasikan. Jika pun nantinya dia memilih meninggalkan Milan untuk melatih timnas Brasil, Rossoneri pasti memberi restu.

Belakangan berhembus rumor bahwa Leonardo akan hijrah dari San Siro pada musim panas depan. Si pria Brasil yang baru tahun ini menjadi pelatih kepala tersebut digadang-gadang akan menangani Brasil untuk menggantikan Dunga yang kontraknya akan habis.

Menanggapi kemungkinan tersebut, Massimo Ambrosini selaku kapten Milan mencoba memahami posisi Leonardo, kendati dia mengaku tak tahu apakah sang pelatih akan benar-benar hijrah.

"Saya percaya bahwa masa depan beliau ada di tangannya sendiri dan dia punya hak untuk mengambil keputusan akhir berdasarkan pengalamannya."

"Sebagai seorang pelatih, saya yakin kesimpulan yang akan dia ambil juga didasarkan kepada apa yang bisa menjadi masa depannya nanti," terangnya di Football Italia.

Situasi masa depan Leonardo saat ini boleh sedang berada dalam tanda tanya. Satu hal yang pasti, Rossoneri akan tetap memberi apresiasi dan restu jika dia akhirnya memilih pergi.

"Terlepas dari semuanya, para pemain dan klub tak bisa tidak berterimakasih untuknya atas apa yang sudah dia lakukan. Dengan kondisi di sini, pada awalnya tidaklah mudah memulai musim ini."

"Kami harus memberinya rasa hormat atas apa yang telah dia kerjakan di sini," tandas Ambrosini.

Kamis, 15 April 2010

Milan Fokus Pengembangan Pemain Muda

Milan - AC Milan memberi indikasi akan segera membenahi skuadnya yang kini masih didominasi oleh pemain 'tua'. Para pemain akademi klub akan dikembangkan sehingga bisa naik ke skuad utama.

Sebutlah Andrea Pirlo, Massimo Ambrossini, Clarence Seedorf, Gianluca Zambrotta merupakan sedikit dari pemain Milan yang berusia 30-an. Belum lagi skuad besutan Leonardo ini baru-baru ini mengontrak Mario Yepes dari Chievo yang juga sudah berumur 34 tahun.

Prestasi Milan yang mulai seret dalam beberapa tahun terakhir disebut-sebut terkait dengan kondisi tersebut. Karena itulah peraih 17 kali scudetto ini berkali-kali didesak untuk melakukan perombakan.

Akan tetapi, Milan tidak ingin mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pemain berbintang yang tentunya dibanderol dengan harga mahal. Melihat kemajuan yang dibuat pemain jebolan akademi seperti Luca Antonini dan Ignazio Abate membuat kubu Rossonerri mulai melirik untuk memaksimalkan akademinya.

"Saya ingin menguatkan sturktur dari sektor akademi untuk membawanya ke sebuah level yang tinggi," ujar Adriano Galliani, Wakil Presiden Milan kepada Tuttosport yang dikutip Football-Italia.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa sebuah era baru untuk akademi Rossoneri di musim panas 2009. Kami akan terus berinvestasi sebanyak-banyaknya di sektor pemainmuda," tutup dia.

Skuad Primavera Milan kini memang cukup mumpuni. Selain memastikan diri melangkah ke final Coppa Italia, mereka juga berada di urutan dua di klasemen.

Rabu, 14 April 2010

Leonardo Isyaratkan Hengkang

Milan - Jika sebelumnya Leonardo pernah diisukan bakal dipecat timnya, kali ini rumornya adalah yang bersangkutan sendiri yang akan mundur di akhir musim. Kemungkinan itu diisyaratkan oleh Adriano Galliani.

Leonardo belakangan sedang dispekulasikan masa depannya di San Siro. Menggantikan Carlo Ancelotti yang pindah ke Chelsea, mantan pemain internasional Brasil itu menukangi Massimo Ambrosini dkk dengan status sebagai pelatih debutan.

Di tiga bulan pertama membesut tim yang pernah ia perkuat sewaktu jadi pemain itu, ia mengalami ujian berat. Performa Milan buruk dan sempat beredar lama di papan tengah Seri A. Tak heran jika beberapa kali dikabarkan akan dipecat.

Namun Milan membaik dan hingga kini telah kembali ke habitatnya di papan atas. Namun, tetap saja ia gagal membawa Rossoneri ke level tinggi di Liga Champions -- tersingkir di babak 16 besar. Peluang merebut titel Scudetto pun tidak sebesar dua tim di atasnya. Di lima pekan menjelang akhir kompetisi, Milan tertinggal tiga poin dari Inter dan empat dari AS Roma.

Itulah yang memunculkan rumor bahwa Leonardo akan memilih meninggalkan posnya itu di akhir musim. Kabarnya pula ia bersiap menerima tongkat estafet pelatih timnas Brasil karena Carlos Dunga mungkin berhenti setelah Piala Dunia 2010.

Kemungkinan Leonardo berhenti lebih cepat dari kontrak dua tahun melatih Milan diungkapkan secara tidak langsung oleh wakil presiden klub, Adriano Galliani.

"Mari berharap dia tidak meminta saya untuk membatalkan kontraknya, seperti pernah dia lakukan waktu jadi pemain ...." demikian isyarat dari Galliani kepada Telelombardia, yang dilansir Goal.

Leonardo pernah empat tahun bermain di San Siro, antara 1997 dan 2001. Setelah sempat mudik sebentar ke Sao Paulo dan Flamengo, dia kembali ke Milan pada Oktober 2002. Namun ia menyudahi kontraknya sendiri di bulan Maret 2003, setelah tampil lima kali saja di semua kompetisi, dan kemudian gantung sepatu.

Selasa, 13 April 2010

Galliani: Bersediakah Tampil Lagi, Maldini?

Milan - Pertahanan AC Milan tengah dilanda krisis. Wakil presiden klub Adriano Galliani diberitakan menawari pemain yang telah pensiun, Paolo Maldini untuk kembali tampil hingga akhir musim ini.

Lini belakang Milan tengah rawan. Cederanya Alessandro Nesta membuat stok bek tengah yang siap tinggal Thiago Silva. Kondisi ini tentu saja tak menguntungkan bagi anak buah Leonardo yang masih memiliki peluang untuk meraih scudetto.

Dalam tujuh partai resmi terakhir, Milan selalu kebobolan. Sebelas gol bersarang di gawang Il Diavolo Rosso, termasuk kekalahan 0-4 dari Manchester United di leg kedua 16 besar Liga Champions.

Kekurangan stok pemain bertahan yang mumpuni, wakil presiden AC Milan Adriano Galliani diberitakan tengah menawari Paolo Maldini untuk kembali tampil.

"Paolo, masih ada tujuh laga tersisa hingga akhir musim. Kita berada di trek menuju scudetto. Apakah Anda bersedia untuk berpartisipasi dalam perjuangan merebut titel?" demikian dikatakan wapres Galliani seperti dikutip dari Football-Italia.

Apa reaksi Maldini? Pemain berusia 41 tahun tersebut diwartakan merasa terhormat sekaligus terkejut. Pemain yang identik dengan nomor punggung tiga ini akan memutuskan hal ini dalam tempo 24 jam ke depan.

Maldini pensiun dari sepakbola pada akhir musim 2008/2009. Ia merupakan salah satu pemain legendaris Rossoneri, yang mengabdi kepada tim merah hitam selama 25 tahun karirnya.

Senin, 12 April 2010

Milan Hanya Bisa Tambah Satu Angka

Milan - AC Milan bangkit dari ketinggalan dua gol untuk kemudian main imbang 2-2 lawan Catania. Sayangnya, ini juga berarti Milan harus rela kehilangan dua poin penting dalam perburuan gelar.

Di San Siro, Minggu (11/4/2010), Catania memimpin saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Giuseppe Mascara melepaskan umpan terobosan buat Gaston Maxi Lopez yang menuntaskan dengan jitu ke arah tiang jauh.

Dua menit sebelum turun minum, Catania berhasil menggandakan keunggulan setelah semenit sebelumnya Milan membuang peluang lewat Marco Boriello.

Gol kedua Catania ini lahir lewat serangan balik yang diarsiteki oleh Adrian Ricchiuti. Setelah bekerja sama dengan Maxi, Ricchiuti pun menceploskan bola.

Tertinggal dua gol, Milan langsung berusaha bangkit di babak kedua. Baru tiga menit pertandingan berlangsung, Andrea Pirlo melayangkan bola yang kemudian diteruskan Clarence Seedorf dengan kepala sebelum kemudian disundul lagi oleh Boriello untuk bikin gol.

Boriello jadi pahlawan Milan setelah membuat gol kedua yang menyelamatkan timnya dari kekalahan. Sepuluh menit sebelum peluit akhir dibunyikan, bola umpan silang Ignazio Abate dijinakkan Boriello dengan dadanya sebelum kemudian disepak ke dalam gawang Catania.

Skor 2-2 ini membuat Milan hanya mampu menambah satu angka saja untuk tetap terpaku di posisi tiga dengan angka 64 hasil dari 33 pertandingan. Milan ketinggalan tiga poin dari Inter yang ada di posisi dua dan empat poin dari AS Roma yang baru saja sukses menggeser Inter.

Susunan Pemain:

Milan: Dida; Abate, Thiago Silva, Favalli (Flamini 63), Antonini; Pirlo, Ambrosini; Seedorf (Mancini 74); Ronaldinho, Borriello, Huntelaar (Inzaghi 74)

Catania: Andujar; Alvarez, Spolli, Terlizzi, Capuano; Ricchiuti (Delvecchio 72), Carboni (Ledesma 61), Biagianti; Izco (Potenza 83), Lopez, Mascara